Kecamatan Denpasar Barat menetapkan Posyandu Melati, Dusun Bhuana Merta, Desa Tegal Harum sebagai perwakilan dalam lomba penilaian posyandu aktif tingkat Kota Denpasar tahun 2025. Penilaian lomba yang berlangsung pada Kamis (27/11/2025) di Balai Banjar Bhuana Merta dihadiri oleh Kepala Bidang III Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, Ketua TP Posyandu Kecamatan Denpasar Barat, Tim pembina posyandu aktif Kota Denpasar, Ketua TP Posyandu Desa Tegal Harum, Ketua BPD Tegal Harum, BPD Keterwakilan Perempuan Desa Tegal Harum, Sekretaris Desa Tegal Harum, Kelian Adat Banjar Bhuana Merta, Pelaksana Kewilayahan Dusun Bhuana Merta, serta Kader Posyandu Melati. Kegiatan ini merupakan ajang penilaian untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) dengan berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Tujuan lomba ini adalah mengukur kompetensi kader, mendorong inovasi, meningkatkan keterlibatan masyarakat, dan meningkatkan kualitas layanan secara keseluruhan.

Kabid Bidang III DMPD Kota Denpasar, Ni Ketut Ayu Andhayani, S.E. mengucapkan terima kasih kepada Posyandu Melati yang sudah berpartisipasi pada lomba ini. “Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada Posyandu Melati atas kerja keras, kekompakan, dan dedikasi yang luar biasa dalam mengikuti lomba ini. Saya juga berpesan kepada kader yang berlomba untuk tidak grogi dan tetap optimis untuk memberikan hasil yang terbaik. Adapun penilaian lomba dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pelaporan dan administrasi, ekspos dan wawancara, serta verifikasi lapangan,” jelasnya.

Ketua TP Posyandu Desa Tegal Harum, Ni Luh Gede Ernawati, S.Kom. dalam sambutannya menegaskan bahwa keikutsertaan Posyandu Melati dalam lomba ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas kader. “Saya senantiasa memberikan dukungan kepada kader Posyandu Melati sejak tahap persiapan, pembinaan, hingga pelaksanaan lomba hari ini. Lomba ini menjadi ruang untuk meningkatkan kemampuan kader dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat. Melalui lomba ini, kami dapat melihat sejauh mana kualitas layanan yang telah diberikan, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berbenah. Apapun hasilnya nanti, saya tetap bangga kepada seluruh kader Posyandu Melati atas komitmen dan kerja keras yang telah ditunjukkan,” pungkasnya.

Posyandu ILP merupakan perluasan layanan posyandu yang sebelumnya hanya untuk balita menjadi melayani seluruh siklus hidup, mulai dari ibu hamil, balita, hingga lansia. SPM merupakan sebuah inovasi yang memperluas layanan posyandu dari sekadar kesehatan ibu dan anak menjadi pelayanan terpadu yang mencakup enam bidang pelayanan dasar, yaitu kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial. Tujuannya adalah menjadikan posyandu sebagai pusat layanan masyarakat yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kesejahteraan secara menyeluruh.



Users Today : 53
Users Yesterday : 82
Users Last 30 days : 1285
Users This Year : 9265
Total Users : 222402
Who's Online : 0