Peserta didik S2 angkatan pertama, Sekolah Lansia Wredha Harum Mahottama Desa Tegal Harum kembali mengikuti pertemuan pada Sabtu (21/06/2025) di Ruang Pertemuan Kantor Perbekel Tegal Harum. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Desa Tegal Harum, Kasi Kesejahteraan Desa Tegal Harum dan staf, serta narasumber dari Indonesia Ramah Lansia (IRL) Bali, Putu Arya Wigita dan Stepani Kartika Bintang. Pertemuan hari ini diikuti oleh 41 peserta didik sekolah lansia S2 angkatan pertama dengan materi dampak perubahan iklim terhadap lansia.

Narasumber dari IRL Bali, Putu Arya Wigita mengisi kegiatan dengan topik belajar terkait pentingnya tantangan yang dihadapi oleh lansia berdasarkan empat dimensi kesejahteraan. “Dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang terus meningkat di Indonesia, diprediksi bahwa pada tahun 2050, profil demografi akan menyerupai negara-negara Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) pada tahun 2010. Dampaknya, tantangan yang dihadapi oleh lansia kemungkinan akan semakin berat. Terdapat delapan tantangan utama yang dihadapi lansia teridentifikasi dalam empat dimensi, yaitu pendapatan, kesehatan, lingkungan rumah, dan koneksi sosial,” pungkasnya.
Salah satu peserta didik sekolah lansia, I Ketut Dempet menyampaikan manfaat yang diperoleh setelah mengikuti kegiatan sekolah lansia. “Sekolah lansia ini menjadi salah satu tempat belajar bagi para lansia. Kita bisa mendapatkan banyak informasi dan menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, mempererat silaturahmi, serta memperkaya kehidupan kita dengan cara yang positif dan penuh makna. Saya sangat bahagia setelah mengikuti pertemuan kelima ini,” ujarnya.




Users Today : 80
Users Yesterday : 328
Users Last 30 days : 1955
Users This Year : 10086
Total Users : 223223
Who's Online : 1