Tim Monitoring dan Pengawasan Warga Negara Asing dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Denpasar yang bersinergi dengan Desa Tegal Harum kembali melaksanakan Monitoring Pengawasan Keberadaan Warga Negara Asing (WNA) yang menetap di Desa Tegal Harum, pada Selasa (26/09/2023) yang dimana sebelumnya telah dilaksanakan tahun lalu. Terlihat rombongan tim monitoring memenuhi Perpustakaan Sastra Mahottama dalam mengadakan sosialisasi serta mengkoordinasikan jumlah dan wilayah warga negara asing yang akan di monitoring, selanjutnya rombongan tim monitoring turun ke rumah warga negara asing untuk pengawasan. Tujuan diadakannya kegiatan monitoring ini adalah untuk pengendalian keamanan dan kenyamanan lingkungan di Kota Denpasar terkhusus di Desa Tegal Harum. Terlihat kegiatan dihadiri oleh tim monitoring dan evaluasi beserta rombongan, Kepala Seksi Pemerintahan Desa Tegal Harum, Pelaksana Kewilayahan Dusun, Babinsa Desa Tegal Harum serta anggota satlinmas Desa Tegal Harum yang bertugas.

Salah satu Tim Monitoring dan Pengawasan Warga Negara Asing, I Wayan Putra menjelaskan tujuan serta harapan dilaksanakannya kegiatan ini. “Tujuan dilaksanakan kegiatan monitoring di Desa Tegal Harum ini untuk mendata serta meminimalisir apabila terjadi permasalahan kedepannya, karena dilihat pada akhir-akhir ini terjadi banyak kasus yang melibatkan WNA yang menetap di Bali. Kami berharap kegiatan monitoring dan pengawasan ini tidak hanya kami yang melakukan tetapi pelaksana kewilayahan juga turut aktif secara periodik melaksanakan pengawasan agar data dari WNA tetap valid serta WNA di Desa Tegal Harum dapat mengikuti aturan dan regulasi yang berlaku dan tidak menimbulkan permasalahan,” tuturnya
Pelaksana Kewilayah Dusun Sapta Bumi, I Putu Juli Harta Arsana menjelaskan bahwa pada dusunnya terdapat 3 (tiga) WNA serta telah mengikuti peraturan yang berlaku. “Pada Dusun Sapta Bumi memiliki 3 (tiga) WNA yaitu dari Warga Negara China terdapat dua orang serta satu orang Warga Negara Amerika. WNA di Dusun Sapta Bumi telah tertib dalam beradministrasi serta telah mengikuti semua peraturan yang berlaku. Mereka telah mengurus beberapa dokumen-dokumen yang diperlukan, dan saya sendiri melihat bahwa mereka sangat ramah dan bisa berbaur pada masyarakat dan melaksanakan kegiatan yang positif bersama warga asli Dusun Sapta Bumi. Tentunya seperti tim monitoring jelaskan saya telah melakukan pendataan serta telah rutin sidak penduduk pendatang tak hanya WNI tetapi juga WNA juga kami data,” jelasnya.

Di akhir kegiatan tim monitoring turun ke rumah WNA untuk melaksanakan pengawasan dan monitoring dengan pengecekan dokumen lengkap yang dibutuhkan untuk WNA agar tetap bisa menetap di Indonesia khususnya di Desa Tegal Harum.



Users Today : 75
Users Yesterday : 328
Users Last 30 days : 1950
Users This Year : 10081
Total Users : 223218
Who's Online : 0