Sehubungan dengan digitalisasi pelayanan dan pembangunan yang telah dilaksanakan, sehingga mengantarkan Desa Tegal Harum menjadi Juara I Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Regional Tahun 2023, oleh karena itu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur melaksanakan Studi Inovasi di Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Provinsi Bali pada hari Senin (25/09/2023). Kegiatan dihadiri langsung oleh Sub Koordinator Perencanaan dan Evaluasi Perkembangan Desa DPMD Provinsi Jawa Timur, Drs. Damin, M.Si beserta rombongan dan disambut hangat oleh Perbekel Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara yang bertempat di Ruang Perpustakaan Sastra Mahottama Kantor Perbekel Tegal Harum.

Drs. Damin, M.Si selaku Sub Koordinator Perencanaan dan Evaluasi Perkembangan Desa DPMD Provinsi Jawa Timur, menyampaikan maksud dan tujuan dilaksanakannya Studi Inovasi ke Desa Tegal Harum. “Saya berterima kasih kepada bapak Perbekel Tegal Harum beserta jajarannya karena telah menerima kunjungan kami ini, maksud kami berkunjung ke Desa Tegal Harum selain untuk menjalin silaturahmi dan tugas kerja, maksud kedatangan kami adalah untuk mengetahui informasi ataupun catatan terkait penerapan Inovasi di Desa Tegal Harum yang bisa kami pakai untuk melakukan pembinaan dan pengembangan di daerah kami,” ujarnya.
Perbekel Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan dari DPMD Provinsi Jawa Timur serta menjelaskan proses digitalisasi di Desa Tegal Harum. “Selamat datang saya sampaikan kepada Tim dari DPMD Provinsi Jawa Timur di Desa Tegal Harum, dimana pada dasarnya pastinya kami bergeraknya persis sama dengan desa lainnya, kami mulai dari nol juga. Berbicara Desa Tegal Harum sebenarnya diawal disaat saya menjabat sebagai Perbekel Tegal Harum, proses pelayanan masih bersifat konvensional (belum terdigitalisasi). Mulai beranjak dari tahun 2020 dan 2021 kami melihat bahwasanya kami memiliki Infrastruktur Digital dimana akses Wifi, komputer, laptop, dan handphone sudah masuk ke desa kami, kedua SDM (Sumber Daya Manusia) yang kami miliki yaitu anak-anak muda yang kreatif dan memang kami anggap mampu dan mengerti terkait teknologi, dan yang ketiga tentunya ada yang namanya user atau masyarakat yang melek terhadap teknologi sehingga digitalisasi yang kita terapkan pada Desa Tegal Harum bisa termanfaatkan dengan baik. Dari adanya tantangan dan ancaman yang kita balikkan menjadi sebuah potensi dengan menerapkan inovasi-inovasi terdigitalisasi yang memang kita unggulkan di Desa Tegal Harum. Kita fokus ke digitalisasi karena kita telah masuk ke dalam era revolusi 4.0 dan dampak dari Pandemi Covid-19 yang membatasi kita dari ruang dan waktu. Dengan adanya digitalisasi di Desa Tegal Harum salah satu dampaknya bisa mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.




Users Today : 78
Users Yesterday : 328
Users Last 30 days : 1953
Users This Year : 10084
Total Users : 223221
Who's Online : 1