Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, S.E., M.M. secara resmi menutup festival lingkungan hidup Kota Denpasar tahun 2025 yang mengusung tema “Eling Ring Raga” bertempat di Ruang Taksu Gedung Dharma Negara Alaya pada Kamis (05/06/2025). Penutupan festival ini ditandai dengan penyerahan penghargaan sebagai bentuk apresiasi terhadap pelaku dan pegiat lingkungan. Pemerintah Desa Tegal Harum dalam kesempatan ini memperoleh dua penghargaan. Penghargaan sebagai desa yang bersinergi dan berkinerja baik dalam pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Denpasar Nomor 8 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah, diterima langsung oleh Perbekel Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara. Penghargaan sebagai juara ketiga lomba pengelolaan sungai di Kota Denpasar tahun 2025, diterima oleh Wakil Ketua Komunitas Peduli Sungai (KPS) Desa Tegal Harum, Gede Yasa Utama. Turut hadir dalam acara tersebut, sekretaris desa, kasi, kaur, dan Staf Desa Tegal Harum.

Adi Widiantara yang ditemui seusai kegiatan mengungkapkan rasa syukur, harapan serta terima kasihnya atas prestasi yang telah diraih oleh Pemerintah Desa Tegal Harum. “Astungkara, Pemerintah Desa Tegal Harum meraih dua penghargaan sekaligus dalam festival lingkungan hidup Kota Denpasar tahun 2025. Penghargaan ini saya persembahkan kepada seluruh stakeholder dan masyarakat Desa Tegal Harum yang telah ikut terlibat sehingga Pemerintah Desa Tegal Harum menerima penghargaan pada hari ini. Mari kita bersama-sama membangun Desa Tegal Harum ke arah yang lebih baik lagi,” ujarnya dengan penuh semangat.

Gede Yasa Utama menyampaikan bahwa penghargaan ini tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Desa Tegal Harum karena sinergitas dan kolaborasi semua pihak sangat penting dalam menjaga kebersihan, termasuk menjaga kebersihan sungai. “Terima kasih kepada Pemerintah Desa Tegal Harum, khususnya kepada Perbekel Tegal Harum yang selalu mendukung kegiatan dan program-program dari KPS Desa Tegal Harum. Kami ingin berkontribusi merawat bumi ini khususnya sungai-sungai kita yang saat ini sedang dijajah oleh limbah dan sampah. Perjuangan belum selesai, penghargaan ini bentuk tanggung jawab, untuk melanjutkan apa yang sudah dilakukan saat ini. Sinergitas dan kolaborasi semua pihak sangat penting dalam menjaga kebersihan, termasuk menjaga kebersihan sungai,” ungkapnya.



Users Today : 78
Users Yesterday : 328
Users Last 30 days : 1953
Users This Year : 10084
Total Users : 223221
Who's Online : 0